12 Ribu Nelayan Cilacap Masih Belum Tercover Asuransi

Dari data yang dimiliki HNSI Cilacap, baru ada sekira 18 ribu nelayan yang telah mengikuti program asuransi. Sementara, jumlah nelayan mencapai 30 ribu orang. Artinya, ada 12 ribu nelayan yang belum tersentuh asuransi. HNSI menyatakan program asuransi untuk nelayan itu sangat penting. Tidak ada yang bisa menduga apa yang bisa menimpa nelayan ketika pergi melaut.

5 Jun, 2024 - 18:43
12 Ribu Nelayan Cilacap Masih Belum Tercover Asuransi
Kapal para nelayan Cilacap ketika akan digunakan melaut.

INDONEWSPORTAL.COM- Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Cilacap mencatat ada 30 ribu nelayan di kabupaten tersebut. Sayangnya, nelayan yang sudah tercover asuransi baru 18 ribu orang.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Cilacap Sarjono mengatakan, banyak terjadi kecelakaan laut yang menimpa nelayan di Kabupaten Cilacap. Hal tersebut tentu menjadi perhatian HNSI Cilacap.

Dia mengatakan, dari data yang dimiliki HNSI Cilacap, baru ada sekira 18 ribu nelayan yang telah mengikuti program asuransi.

"Artinya, ada 12 ribu nelayan yang sama sekali belum tersentuh asuransi. Ini jumlah yang besar," katanya.

Sarjono mengakui, program asuransi untuk nelayan itu sangat penting. Apalagi, tidak ada yang bisa menduga apa yang bisa menimpa nelayan ketika pergi melaut. Menurutnya, seringkali kondisi cuaca di laut berubah dengan sangat cepat yang bisa membahayakan jiwa para nelayan. 

"Kita tentu inginnya semua aman dan baik-baik saja. Tapi, siapa bisa menduga jika terjadi kecelakaan yang menimpa nelayan. Apalagi memang banyak terjadi kecelakaan di laut," ujar Sarjono.

Menurutnya, jika seorang nelayan telah mengikuti program asuransi, maka itu bisa meringankan keluarga bila terjadi hal yang tidak diingkan.

"Keluarga bisa tercover," katanya.

Sarjono mengatakan, HNSI Cilacap telah berungkali mengadakan sosialiasasi tentang pentingnya asuransi nelayan. Kegiatan itu dilakukan dengan menggandeng dinas terkait.

Sarjono berharap, para nelayan di Kabupaten Cilacap bisa semuanya mengikuti program asuransi. Dia sangat berbahagia bila nelayan se-Kabupaten Cilacap bisa serempak tercover asuransi.

Sarjono mengingatkan, bila nelayan ini termasuk salah satu profesi yang memiliki risiko tinggi. Selain asuransi, kata dia, HNSI Cilacap juga memberikan pembekalan kepada nelayan agar dapat membaca data tentang arus, gelombang, angin, serta cuaca. (*)

Ardhi Nugroho Indonewsportal Media Reporter