Perekonomian Nasional Naik Rp 1,38 Triliun Selama World Water Forum 2024

World Water Forum 2024 yang diadakan di Bali berhasil memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian nasional. Menurut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, acara ini meningkatkan ekonomi nasional sebesar Rp 1,38 triliun dan menciptakan 10.479 lapangan kerja. Forum ini juga memperlihatkan potensi Bali sebagai destinasi MICE berkelas internasional dan mempromosikan kearifan lokal dalam pengelolaan air.

4 Jun, 2024 - 17:08
Perekonomian Nasional Naik Rp 1,38 Triliun Selama World Water Forum 2024

INDONEWSPORTAL.COM - Penyelenggaraan World Water Forum ke-10 yang berlangsung di Bali dari 18 hingga 25 Mei 2024 telah memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian nasional.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, mengungkapkan hasil survei yang menunjukkan peningkatan ekonomi nasional sebesar Rp 1,38 triliun selama forum berlangsung.

Dalam sesi "The Weekly Brief With Sandi Uno" pada Senin (3/6/2024), Menparekraf Sandiaga memaparkan bahwa rata-rata lama tinggal wisatawan delegasi mencapai 8 hari.

Delegasi asing tinggal lebih lama, yakni sekitar 8,7 hari, dibandingkan dengan delegasi Indonesia yang rata-rata tinggal selama 7,1 hari.

Survei yang dilakukan Kemenparekraf bersama Pusat Riset Ekonomi Industri, Jasa, dan Perdagangan (BRIN) mengungkapkan bahwa rata-rata pengeluaran per kunjungan mencapai Rp 38,8 juta atau sekitar 2.427 dolar AS.

Pengeluaran tertinggi ditemukan pada sektor akomodasi, biaya keikutsertaan, makan-minum, dan penerbangan domestik.

"Delegasi tidak hanya berkunjung ke Bali, tetapi juga melanjutkan perjalanan ke beberapa destinasi lainnya di Indonesia," ujar Menparekraf Sandiaga.

Survei yang melibatkan 446 responden dengan margin of error 5 persen dan confidence level 95 persen ini juga menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen responden berencana untuk kembali ke Bali dan merekomendasikan Bali sebagai tujuan wisata dan bisnis.

Penyelenggaraan World Water Forum 2024 turut memberikan dampak positif pada pelaku UMKM di sekitar lokasi acara, dengan peningkatan volume penjualan dan omzet pendapatan sebesar 21 hingga 50 persen.

"World Water Forum ini tidak hanya meningkatkan perekonomian, tetapi juga mempromosikan kearifan dan budaya lokal pengelolaan air kita di kancah internasional," tambah Sandiaga.

Lebih jauh, Menparekraf Sandiaga menyatakan bahwa World Water Forum 2024 telah berhasil menggerakkan aktivitas perekonomian secara nasional, baik di Bali sebagai tuan rumah maupun secara nasional.

"Aktivitas perekonomian nasional naik 0,374 persen selama World Water Forum 2024 dengan total kontribusi sebesar Rp 1,38 triliun dan menciptakan sekitar 10.479 lapangan kerja," jelasnya.

Kesuksesan penyelenggaraan World Water Forum 2024 kembali menunjukkan Bali sebagai destinasi MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) berkelas internasional.

"Dengan ini, kita bisa memperlihatkan kepada dunia bahwa Indonesia, khususnya Bali, memiliki kapasitas untuk menjadi tuan rumah acara-acara internasional dengan sukses," tutup Sandiaga.

Aiman Daiki Kuncoro Indonewsportal Media Reporter